AKU duduk sendiri
Hening menghiasi malam ini
Bayangmu tersimpan di memori
Air merah menjadi saksi

Ku reguk air merah itu
Namamu semakin menggebu
Entah karena rindu
Atau malam yang semakin syahdu

Tegukan kedua membawaku
Pada senyummu yang lalu
Pada tatap mata yang selalu
Membuat hatiku lupa waktu

Semakin dalam air itu kuteguk
Semakin jelas wajahmu terbentuk
Seolah jarak tak pernah merenggut
Seolah kau masih di sampingku duduk

Malam semakin larut
Namun rinduku tak ikut surut
Air merah mulai terasa pahit
Sebab kau tak kunjung hadir sedikit

Andai rindu bisa kutuang
Mungkin akan memenuhi gelas yang kupegang
Dan bila gelap kembali panjang
Akan kuteguk namamu pelan-pelan

Sampai air merah ini tak bersisa
Sampai sunyi kehilangan suara
Sampai rinduku menemukan reda
Atau sampai aku lupa

Bahwa pernah ada kita.

Baca JUGA:

http://Loss Gak Rewel 🤙🏻 – Cerpenkita.id https://share.google/dNbInmTcmKLOjXFyN

Mat Lila

Pemuda dari Bangkalan, Madura suka menulis sejak kelas 2 SD di Tragah. Kau tak perlu mengenal siapa penulisnya, cukup nikmati saja karya karyanya. Hong!

Bagikan:

Tags: