Asa tak lagi menjadi harapan
Asa yang pernah ku anggap masa depan
Kini ku pendam dalam kuburan
SIALAN!
Hayat memang tak selalu menggirangkan
Juwita tersayang pergi karena perjodohan
Tinggallah aku di ambang kehancuran
BAJINGAN!
Orang tuamu tak menginginkanku
Coba bertahan tapi kau tak menahanku
Coba bersabar tapi kau tak sabar denganku
Coba diam kau beranjak dengan sainganku
ASU!
Aku bermunajat
Semoga kekasih barumu jahat
Dia menyelingkuhimu sampai akhir hayat
Hingga akhirnya kau sekarat
BANGSAT!
Aku undur diri
Darimu yang pernah ku tiduri
Biarlah tersiksa setiap hari
Hingga mati di ujung sikari
TAI!







